Perbedaan Pengelolaan Keuangan Sektor Publik dengan Sektor Swasta

Organisasi sektor publik memiliki kegiatan keuangan yang berbeda dengan sektor swasta karena sektor publik, misalnya pemerintah, dalam pengambilan keputusan terkait keuangan banyak dipengaruhi oleh faktor-faktor yang terkait dengan keputusan politis. Sementara pengambilan keputusan terkiat keuangan pada sektor swasta lebih banyak dipengaruhi oleh mekanisme pasar yang menjadi bahan pertimbangan bagi manajemen dalam mengambil keputusan.

Organisasi sektor publik dan sektor swasta saling berinteraksi dan saling terkait dalam kegiatan ekonomi. Aliran faktor-faktor produksi ada yang disediakan oleh pemerintah dan ada yang dapat disediakan oleh swasta, sehingga keduanya tidak dapat lepas satu sama lain. Kegiatan keuangan yang dilakukan oleh pemerintah dan swasta dalam
keuangan berbeda dalam pola dan mekanisme pembiayaannya. Pada sektor swasta, pembiayaan untuk kegiatan usaha akan dilakukan dengan dasar manajemen keuangn yang dianggarkan sesuai dengan program dan dengan menerapkan strategi tertentu yang dianggap terbaik sehingga tujuan perusahaan untuk mendapatkan laba dapat tercapai. Hal ini kemudian akan diturunkan menjadi berbagai kegiatan-kegiatan terkait yang akan menimbulkan penerimaan (revenue) dan biaya-biaya (cost).

Pada organisasi sektor publik, terutama pemerintah, seluruh kegiatannya akan didasarkan pada anggaran yang harus disusun dan dibuat berdasarkan penerimaan negara dan untuk memenuhi keseluruhan pengeluaran negara, maka pemerintah akan menyusun anggaran penerimaan sesuai dengan kebutuhan pengeluarannya. Pengeluaran ini terkait dengan kewajiban pemerintah untuk memenuhi kebutuhan masyarakat sehari-hari misalnya kebutuhan akan pangan, sandang, perumahan, pendidikan, kesehatan, jalan umum, listrik, air bersih, dan sebagainya), serta melaksanakan pembangunan dalam rangka peningkatan kesejahteraan masyarakat. Pemrintah harus melakukan upaya sehingga semua kewajiban tersebut dapat dilaksanakan & untuk pemenuhan kebutuhan dana-nya pemerintah harus mengggali sumber-sumber penerimaan yang mungkin didapatkan.

Tinggalkan Balasan